Dasar Komputer & Internet,

Tugas Pendahuluan 4 (Dasar Komputer)

20.21 indri 2 Comments

Tugas Pendahuluan (Modul 4)


1. Perbedaan GET dan POST
berikut perbedaan antara method POST dengan GET

  1. Method POST tidak menampilkan nilai variabel pada URL dan Method GET menampilkan nilai variabel yang dikirimkan.
  2. Method POST lebih aman dan Method GET kurang aman (jika menggunakan password, maka password ditampilkan pada URL).
  3. Jika Method GET dibatasi panjang string hingga 2047 karakter, Method POST tidak.
  4. Perbedaan pengambilan data jika Method POST menggunakan $_POST sedangkan Method GET menggunakan $_GET.
  5. Method POST biasanya digunakan untuk input dari FORM, Method GET menggunakan input dari LINK atau akses menggunakan link.
  6. Method POST digunakan untuk mengirimkan data rahasia seperti password, Method GET digunakan untuk mengirimkan/mengambil data pablik seperti id_user atau id_halaman.


Catatan : Sebenarnya Method POST dibatasi juga dengan ukuran 8MB, namun dapat diubah pada pengaturan post_max_size dalam file php.ini (jika kamu memiliki hak akses ini).

2. Struktur Pendeklarasian pemrogaman PHP.
Dalam pemrograman PHP atau pemrograman apapun kita perlu memahami yang namanya Variabel. Variabel merupakan perintah yang digunakan sebagai tempat penyimpanan data sementara, artinya data yang disimpan dalam variabel akan hilang setelah program selesai dieksekusi.


  • Deklarasi Variabel

Untuk dapat menggunakan Variabel, maka Variabel tersebut harus dideklarasikan terlebih dahulu. Pendeklarasian Variabel di PHP yang benar adalah sebagai berikut :

1. Diawali dengan karakter $
2. Diikuti dengan huruf alphabet sebagai karakter pertama atau karakter under score ( _),
3. Karakter ke dua dan selanjutnya bisa merupakan kombinasi karakter huruf alphabet, numerik, atau under score ( _ ).
4. Untuk pendeklarasian pada karakter ke dua tidak boleh ada spasi pada setelah karakter ke 1.

Contoh pendeklarasian nama variabel yang benar :


$Nama$NBI$Alamat_ke_1$alamat_ke_2

Contoh pendeklarasian nama variabel yang salah :


$1Namea$alamat ke 2 //salah karena terdapat spasi antara karakter "alamat" dengan "ke"


  • Inisialisasi Variabel

Inisialisasi variabel adalah proses pengisian nilai awal kepada sebuah variabel. Proses inisialisasi sederhana adalah menggunakan assignment ( = ).
Berikut contoh pemberian harga awal kepada variabel .


$FirstName = “Indri” ; $LastName = “Yuli” ; $Alamat = “Sukolilo, Surabaya”;

Untuk penerapannya anda dapat membuat Listing program berikut :


<html><head><title> Belajar PHP </title></head><body><h1> Belajar PHP</h1><? 
$FirstName="Indri" ; $LastName="Yuli" ; $Alamat=“Sukolilo, Sidoarjo”
echo ("Nama : $FirstName $LastName <br>"); //fungsi echo yaitu untuk menampilkanecho ("Alamat : $Alamat");?></body></html>


Simpan dengan nama variabel.php lalu jalankan di browser. Untuk menjalankan file php agar bekerja anda harus menjalankannya pada localhost. 

3. Insert , Update , Delete pada database

  • INSERT

Untuk menyimpan data dalam tabel digunakan sintaks:



INSERT INTO [NAMA_TABLE] ([DAFTAR_FIELD]) VALUES ([DAFTAR_NILAI])

Contoh:


INSERT INTO TEST (NAMA, ALAMAT, PASSWORD) VALUES ('test', 'alamat', 'pass'); 



  • UPDATE

Untuk mengubah data menggunakan sintax:


UPDATE [NAMA_TABLE] SET [NAMA_KOLOM]=[NILAI] WHERE [KONDISI] 

Contoh:


UPDATE Msuser set password="123456" where username="abc" 



  • DELETE

Untuk menghapus data dipergunakan sintaks:


DELETE FROM [nama_table] Where [KONDISI]

Contoh:


DELETE FROM TEST WHERE NAMA='test';

4. Fungsi Xampp
XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.


Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQLdatabase, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.

5. Cara membuat Table pada SQL
Ada 2 cara, yakni dari Command Prompt dan PHP Script

Untuk pertama, Perintah membuat tabel membutuhkan : 

     Nama tabel
     Nama bidang
     Definisi untuk setiap kolom
Sintaks: Berikut adalah generik sintaks SQL :


CREATE TABLE table_name (column_name column_type);. 

Sekarang kita akan membuat tabel dalam database tutorial berikut.


tutorials_tbl(tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,submission_date DATE,PRIMARY KEY ( tutorial_id ));.


Berikut beberapa item perlu penjelasan:


  • Lapangan Atribut NOT NULL sedang digunakan karena kita tidak ingin field ini untuk menjadi NULL.SO jika pengguna akan mencoba untuk membuat rekor dengan nilai NULL maka MySQL akan meningkatkan kesalahan.
  • Lapangan Atribut AUTO_INCREMENT memberitahu ke MySQL untuk terus maju dan menambahkan nomor yang tersedia di sebelah field id.
  • PRIMARY KEY kata kunci digunakan untuk mendefinisikan kolom sebagai kunci primer.Anda dapat menggunakan beberapa kolom dipisahkan dengan tanda koma untuk mendefinisikan kunci primer.

Membuat Table dari Command Prompt

Hal ini mudah untuk membuat tabel MySQL dari prompt mysql>. Anda akan menggunakan perintah SQL CREATE TABLE untuk membuat tabel.Contoh:
Berikut adalah contoh yang menciptakan tutorials_tbl:



root@host# mysql -u root -pEnter password:*******mysql> use TUTORIALS;Database changedmysql> CREATE TABLE tutorials_tbl(-> tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT,-> tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL,-> tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL,-> submission_date DATE,-> PRIMARY KEY ( tutorial_id )-> );Query OK, 0 rows affected (0.16 sec)mysql>


CATATAN: MySQL tidak mengakhiri perintah sampai Anda memberikan titik koma (;) pada akhir perintah SQL.

Membuat Table menggunakan PHP Script

Untuk membuat tabel baru dalam setiap database yang ada Anda akan perlu menggunakan PHP fungsi mysql_query (). Anda akan melewati argumen kedua dengan perintah SQL yang tepat untuk membuat tabel.
Contoh:
Berikut adalah contoh untuk membuat tabel menggunakan script PHP:


<html> <head> <title>Creating MySQL Tables</title> </head> 
<body> 
<?php 
$dbhost = 'localhost:3036';
$dbuser = 'root'; 
$dbpass = 'rootpassword';
$conn = mysql_connect($dbhost, $dbuser, $dbpass); 
if(! $conn ) { die('Could not connect: ' . mysql_error()); } 
echo 'Connected successfully<br />'; 
$sql = "CREATE TABLE tutorials_tbl( ". "tutorial_id INT NOT NULL AUTO_INCREMENT, ". "tutorial_title VARCHAR(100) NOT NULL, ". "tutorial_author VARCHAR(40) NOT NULL, ". "submission_date DATE, ". "PRIMARY KEY ( tutorial_id )); "; mysql_select_db( 'TUTORIALS' ); 
$retval = mysql_query( $sql, $conn ); 
if(! $retval ) { die('Could not create table: ' . mysql_error()); } 
echo "Table created successfully\n"; 
mysql_close($conn); 
?> 
</body> </html>

2 komentar:

Dasar Komputer & Internet,

Tugas Pendahuluan 3 (Dasar Komputer)

20.47 indri 0 Comments

Tugas Pendahuluan (Modul 3)


1. Pengertian IP Addres.
     IP address Sering disebut alamat internet, ini adalah sebuah alamat yang secara unik mengidentifikasi semua alat (host) pada internet (atau network TCP/IP lain). Setiap alamat terdiri dari 4 oktet (32 bit), dinyatakan sebagai angka decimal yang dipisahkan oleh titik-titik (sebuah format yang dikenal sebagai dotted-decimal). Semua alamat dibentuk oleh sebuah omor network, sebuah nomor subnetwork opsional, dan sebuah nomor host. Nomor network dan subnetwork digunakan bersama untuk routing, sementara nomor host menunjukkan sebuah host tunggal di dalam network atau subnetwork. Informasi network dan subnetwork diambil dari alamat IP menggunakan subnet mask. Ada lima class alamat IP(A-E), dimana class A-C mengalokasikan jumlah-jumlah yang berbeda dari bit-bit untuk bagian alamat untuk network, subnetwork, dan host. Lihat juga: CIDR, IP dan subnet mask.

2. Pengertian Topologi Jaringan dan Jenisnya .

     Yang dimaksud dengan Topologi adalah bentuk hubungan dari suatu jaringan (map of network). Topologi jika ditinjau dari segi keberadaannya dapat diklasifikasikan ke dalam 2 jenis, yaitu :
  • Physical Topology. Menjelaskan hubungan perkabelan dan lokasi node atau  workstation.
  • Logical Topology. Menjelaskan aliran message/data dari satu user ke user lainnya  dalam jaringan. 
Jika dilihat secara umum, maka topologi terdiri dari beberapa jenis antara lain :


  • Topologi Bus

                        

Pada topologi bus, semua terminal terhubung ke jalur komunikasi. Informasi yang hendak dikirimkan melewati semua terminal pada jalur tersebut. Jika alamat terminal sesuai dengan alamat pada informasi yang dikirim, maka informasi tersebut akan diterima dan diproses. Jika tidak, informasi tersebut akan diabaikan terminal yang dilewatinya.
  • Topologi Star



Dalam topologi star, sebuah terminal pusat bertindak sebagai pengatur dan pengendali semua komunikasi data yang terjadi. Terminal-terminal lain terhubung ke terminal pusat tersebut dan pengiriman data dari satu terminal ke terminal lainnya melalui terminal pusat.

Terminal pusat akan menyediakan jalur komunikasi khusus pada dua terminal yang akan berkomunikasi.

  • Topologi Ring





Jaringan dengan topologi ring terdiri dari terminal-terminal yang membentuk hubungan seperti cincin (ring). Bentuk topologi ring secara fisik sebenarnya adalah "Star" (Physical Topology), tetapi secara logic adalah "Ring" (Logical Topology).

Setiap informasi yang diperoleh, diperiksa alamatnya oleh terminal yang dilewatinya. Jika bukan untuknya, informasi diputar lagi sampai menemukan alamat yang benar. Setiap terminalnya saling bergantungan, sehingga jika terjadi kerusakan pada satu terminal seluruh jaringan akan terganggu.




3. Pengertian Protokol Pada sebuah Jaringan.


     Protokol adalah sejumlah aturan dan prosedur yang harus diikuti agar dapat berkomunikasi dalam suatu jaringan.


  • IPX/SPX, adalah protokol yang digunakan pada Novell Netware.
  • AppleTalk, adalah protokol yang digunakan pada Apple.
  • TCP/IP, adalah protokol yang digunakan pada internet.



4.Kegunaan dan Perbedaan dari Modem Hub dan Switch.


  • Modem adalah sebuah device yang digunakan sebagai penghubung dari sebuah PC atau jaringan ke Penyedia Layanan Internet (Internet Service Provider / ISP). Salah satu modem yang dipakai untuk koneksi ke internet ialah modem ADSL
  • Hub adalah perangkat dengan banyak port yang memungkinkan beberapa titik (dalam hal ini komputer yang sudah memasang NIC) bergabung menjadi satu jaringan. Pada jaringan sederhana, salah satu port pada hub terhubung ke komputer server. Bisa juga hub tak langsung terhubung ke server tetapi juga ke hub lain, ini terutama terjadi pada jaringan yang cukup besar. Hub bekerja dengan metode broadcast, sehingga semua port yang ada akan dikirim sinyalnya.
  • Switch adalah perangkat yang berfungsi untuk menghubungkan multiple komputer. Switch secara fisik sama dengan hub tetapi logikalnya sama dengan barisan brigde. Peningkatan kecerdasan dibandingkan hub, yaitu memiliki pengertian terhadap alamat MAC (Medium Access Control) sehingga hanya mengirimkan data pada port yang dituju (unicast). Hal ini berbeda dengan hub yang mengirimkan data ke semua port (broadcast). Proses kerjanya adalah apabila paket data datang, header dicek untuk menentukan di segment mana tujuan paket datanya. Kemudian data akan dikirim kembali (forwaded) ke segment tujuan tersebut.

0 komentar: